Jasa Backlink ac.id Edukasi Android Belajar Trading Buzzer Cekresi Coworking cyber duniagames forex inspirasi investasi kerja komputer kredit kursus marketing motivasi pajak redaksi reksadana saham server service software sosial media umkm update vlog Website yandex nusa penida Menarik, Ini 3 Sistem Sekolah di Jerman yang Perlu Diketahui

Sekolah di Jerman – Jerman memberikan kewenangan pada negara bagian untuk mengatur sistem sekolahnya masing – masing. Setiap negara bagian memiliki sistem sekolah yang berbeda – beda. Meskipun begitu, pemerintah federal Jerman tetap mengatur pedoman pendidikan walaupun dalam porsi yang lebih kecil.

Secara umum Jerman menerapkan kebijakan wajib belajar 9 tahun untuk anak – anak yang berusia 5 – 7 tahun ke atas. Kebijakan ini bukan hanya berlaku untuk anak – anak Jerman saja, tetapi juga berlaku untuk anak imigran dan anak berkebutuhan khusus.

Sekolah di Jerman terdiri dari sekolah negeri, sekolah swasta, dan sekolah internasional. Sekolah negeri di Jerman tidak memungut biaya sekolah alias gratis. Hanya saja, orangtua siswa harus membayar untuk buku sekolah. Sedangkan sekolah swasta dan internasional menerapkan tarif belajar.

Sistem Pendidikan di Negara Jerman

Sekolah di Jerman umumnya tidak mewajibkan siswa mengenakan seragam sekolah, namun ada beberapa sekolah swasta yang mewajibkannya. Sekolah di Jerman dibedakan menjadi 3 jenjang yaitu: Sekolah dasar, sekolah menengah, dan pendidikan tinggi.

1. Sekolah Dasar / Grundschule

Umumnya sekolah dasar ditempuh selama 4 tahun yaitu kelas 1 – kelas 4. Namun di negara bagian Berlin dan Brandenburg, Grundschule ditempuh selama 6 tahun. Di kelas 4, sekolah akan melihat hasil belajar serta kemampuan siswa dan memberikan anjuran kepada siswa untuk melanjutkan kemana.

Sistem sekolah dasar ini sudah mendeteksi bakat dan kemampuan siswa sejak dini sehingga siswa dan orang tuanya harus mengambil keputusan yang mana keputusan tersebut akan menentukan masa depan siswa.

Umumnya setelah lulus SD, siswa bisa memilih mau melanjutkan ke sekolah mana berdasarkan nilai rapornya. Jika nilai rapornya kurang bagus, maka siswa harus masuk ke Hauptschule atau Realschule. Sedangkan siswa yang nilai rapornya bagus, maka bisa masuk ke kelas Gymnasium.

2. Sekolah Menengah

Sekolah menengah di Jerman terbagi menjadi Hauptschule, Realschule, Gymnasium dan Gesamtschule. Anak- anak yang agak kurang dalam menerima pelajaran atau anak yang berkebutuhan khusus masuk Hauptschule.

Realschule untuk anak – anak yang mempelajari teori fisika, kimia, biologi, matematika, dan pelajaran lainnya dengan bobot tertentu sesuai fokus yang mereka pilih. Realschule ini semacam sekolah kejuruan.

Gymnasium umumnya untuk anak – anak yang pintar di bidang akademis. Sekolah ini menjuruskan anak – anak ke pelajaran akademis matematika, science, bahasa, dan lainnya. Umumnya Hauptschule dan Realschule lebih santai dibandingkan di Gymnasium.

Sedangkan Gesamschule gabungan dari hauptschule, Realschul, Gymnasium. Penggabungan sekolah ini didasarkan pada pertimbangan terlalu dini menilai kemampuan siswa di kelas 4.

3. Pendidikan Tinggi

Sistem pendidikan tinggi di Jerman ada beberapa macam, diantaranya University, University of Applied Science (Fachhochschule), dan Lain-lain (sekolah tinggi seni, musik, dan lainnya) atau pendidikan informal.

Universitas lebih menekankan pada pengembangan teori dan riset ilmiah. Sedangkan Fachhochschule lebih menekankan pada pengetahuan praktis dan ilmu terapan. Calon mahasiswa bisa memilih akan melanjutkan kemana sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.

Sistem sekolah di Jerman ternyata menarik ya.. Jika kamu ingin sekolah di Jerman, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Jerman bersama Kami di Studiva.com

×

Choose One Of Our Team Members

Studiva Would Like To Understand How We Could Help You As Best We Could

×