Negara Federal Jerman memang dikenal sebagai salah satu negara yang istimewa bagi mahasiswa. Dengan kualitas pendidikannya yang baik, tidak heran apabila banyak mahasiswa dari banyak negara mencoba mendaftarkan diri ke universitas di Jerman.

 

Sayangnya, bagi mahasiswa Indonesia, mata uang euro yang digunakan oleh Jerman cukup menjadi keragu-raguan. Hal tersebut tentu karena kurs euro terhadap rupiah yang konsisten tinggi.

 

Oleh karena itu, banyak mahasiswa kemudian mengandalkan beasiswa di Jerman. Untungnya kini sudah banyak tersedia. Harus dimengerti bahwa kuliah di Jerman telah diprogramkan gratis untuk jenjang bachelor. Oleh karena itu, beasiswa yang ada dan banyak ditawarkan adalah beasiswa untuk mahasiswa jenjang S-2.

 

4 Beasiswa di Jerman untuk Mahasiswa Indonesia

 

beasiswa jerman

 

Nah, berikut ini adalah rekomendasi beberapa beasiswa di Jerman yang bisa kamu coba untuk mengambil jenjang master.

 

1. Beasiswa Pemerintah Indonesia LPDP

 

Untuk mahasiswa yang berasal Indonesia, tentu LPDP adalah beasiswa yang harus pertama kali diusahakan. Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau lebih dikenal dengan singkatan Beasiswa LPDP ini memberikan bantuan biaya secara penuh.

 

Selain itu, beasiswa ke dalam dan luar negeri oleh Pemerintah Indonesia ini memiliki jaringan kerjasama yang sangat luas ke berbagai universitas di dunia, termasuk ke universitas-universitas yang ada di Jerman.

 

Beasiswa di Jerman oleh LPDP terbagi menjadi beberapa kategori-kategori tertentu, berikut ini adalah rinciannya:

 

a) Beasiswa Reguler.

b) Beasiswa Disertasi.

c) Beasiswa Dokter Spesialis.

d) Beasiswa Afirmasi. Beasiswa LPDP kategori afirmasi ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

 

Daerah Tertinggal, Alumni Bidikmisi Berprestasi, Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Pra Sejahtera, Penyandang Disabilitas, PNS/TNI/POLRI, Santri, Prestasi Olimpiade Bidang Sains/ Teknologi/ dan Keterampilan, Prestasi Olahraga/ Seni/ Kebudayaan/ dan Keagamaan, Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), dan Program LPDP Co-Funding.

 

2. Beasiswa DAAD.

 

Berbeda dengan LPDP yang mengutamakan mahasiswa lulusan baru tanpa pengalaman kerja, beasiswa DAAD ini justru mengutamakan para pendaftar yang telah memiliki pengalaman bekerja di perusahaan teknologi, ekonomi, atau sosial.

 

Beberapa program yang ditawarkan oleh beasiswa pemerintah Jerman ini adalah sebagai berikut.

 

a) Mathematics
b) Economic Sciences/Business
c) Administration/Political Economics
d) Development Cooperation
e) Regional and Urban Planning
f) Medicine and Public Health
g) Social Sciences, Education and Law
h) Agricultural and Forest Sciences
i) Engineering and Related Sciences
j) Media Studies
k) Natural and Environmental Sciences

3. Beasiswa Universitas RWTH Aachen

 

Selain mendaftar sebagai mahasiswa Universitas RWTH Aachen, kamu bisa sekaligus mendaftar bantuan pendidikan yang diadakan oleh institusi tersebut.

 

Selain berperingkat 100 terbaik sedunia, keistimewaan universitas ini memang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa dari luar Jerman. Beasiswa yang dimaksud juga akan berlaku untuk semua program jurusan di universitas tersebut.

 

4. Beasiswa Cricfree Frias Universitas Freiburg

 

Selain Universitas RWTH Aachen, universitas yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa internasional adalah Universitas Freiburg.

 

Beasiswa Cricfree Frias yang dikelola langsung oleh Universitas Freiburg ini mencari kandidat penerima yang memiliki minat dan kemampuan pada dunia penelitian. Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan bantuan biaya kuliah dan biaya untuk meneruskan penelitiannya.

 

Sahabat, itulah tadi ulasan mengenai beberapa beasiswa di Jerman yang bisa dicoba oleh mahasiswa Indonesia. Jika tidak cukup beruntung, masih ada juga beasiswa separuh pembiayaan yang biasanya diadakan oleh masing-masing universitas di Jerman.

 

Untuk memperoleh informasi serupa atau seluk beluk lainnya mengenai dunia pendidikan Jerman seperti kursus bahasa Jerman, kamu bisa menghubungi Kami di Studiva.com.